Apakah Anda Sering Mengalami Pingsan? Hati-Hati itu Gejala ventrikel fibrilasi. Segera Konsultasikan ke Dokter

 

Ventricular fibrillation atau ventrikel fibrilasi merupakan salah satu jenis kondisi medis di mana terjadi gangguan pada irama jantung. Bilik jantung yang normalnya berdenyut, menjadi hanya bergetar saat mengalami ventrikel fibrilasi. Hal tersebut disebabkan oleh adanya gangguan aliran listrik pada jantung.

Sehingga, jantung menjadi tidak mampu memompa darah ke seluruh tubuh, dan pasokan darah yang membawa oksigen serta nutrisi ke organ-organ tubuh akan terhenti. Hal ini merupakan kondisi darurat yang harus segera mendapatkan penanganan, sebab hal tersebut bisa menyebabkan kematian hanya dalam kurun waktu beberapa menit.

Setiap jantung berdenyut sesuai dengan ritmenya. Ritme jantung ini menandakan apa yang dialami oleh jantung dan tubuh. Nah, apabila ritme jantung ini teratur, maka kondisi tubuh pun dalam keadaan normal.

Akan tetapi, apabila jantung berdenyut secara tidak teratur, artinya ada yang tidak beres dengan kinerja jantung, yang dampaknya akan dirasakan dengan gejala-gejala tubuh yang lain. Keadaan ini diartikan bahwa telah terjadi gangguan pada ritme jantung.

READ  Gejala pada penderita cutaneous larva migrans

Gejala Ventrikel Fibrilasi

Dilansir dari laman Honestdoc, ketika ventrikel fibrilasi terjadi, ventrikel Anda tidak dapat memompa darah cukup keras. Hal ini membuat tekanan darah Anda turun dengan cepat dan menghambat darah mengalir ke seluruh tubuh Anda. Sehingga, kebutuhan oksigen dalam darah pada organ-organ vital tidak dapat terpenuhi.

Salah satu organ vital yang paling terpengaruh saat terjadinya ventrikel fibrilasi adalah otak, akibatnya pada seseorang yang mengalami ventrikel fibrilasi sering mengalami pingsan atau kehilangan kesadaran.

Nah, hal tersebut merupakan Gejala umum dari ventrikel fibrilasi yang sering ditemui. Penderita juga akan terlihat megap-megap atau berhenti bernapas. Nah, brikut ini gejala lain yang timbul karena penyakit ventrikel fibrilasi:

  1. Mual
  2. Pusing
  3. Nyeri dada
  4. Denyut jantung yang cepat dan berdebar-debar
  5. Sesak napas
  6. Hilang kesadaran
READ  Cara Mengatasi Mata Lelah agar Kembali Segar dan Normal Kembali

Apabila Anda menduga jika orang terdekat Anda mengalami gejala seperti diatas, segeralah bawa ke UGD agar mendapatkan penanganan secepat mungkin.

Penyebab Ventrikel Fibrilasi

Menurut Alodokter, penyebab pasti ventrikel fibrilasi ini masih tidak diketahui, tetapi masalah yang biasanya terjadi  berasal dari gangguan pada impuls listrik yang bekerja untuk mengontrol detak jantung. Nah, berikut ini hal-hal yang menyebabkan ventrikel fibrilasi.

  1. Serangan jantung.
  2. Penyakit otot jantung atau biasa disebut kardiomiopati.
  3. Penyakit jantung bawaan.
  4. Penyalahgunaan NAPZA jenis kokain atau metamfetamin.
  5. Gangguan keseimbangan elektrolit tubuh, misalnya magnesium dan kalium.
  6. Sengatan listrik.

Umumnya, ventrikel fibrilasi ini akan lebih rentan terjadi pada orang yang berusia antara 45-75 tahun, dan bagi orang yang pernah mengalami ventrikel fibrilasi sebelumya.

READ  Berkeringat dan Tangan Dingin? Bisa Jadi itu Gejala Fibrilasi Atrium

Diagnosis ventrikal fibrilasi

Ketika pingsan Anda disebabkan oleh ventrikal fibrilasi, maka hal tersebut kemungkinan akan terulang lagi dan jika Anda tidak mengetahuinya, hal itu bisa berakibat fatal. Beberapa tes yang digunakan untuk mendiagnosis ventrikal fibrilasi adalah sebagai berikut:

  1. Pemeriksaan Ekokardiografi

Tes ini bertujuan untuk mengetahui gambaran ekg yang merupakan kapasitas jantung dalam menghantarkan impuls listrik.

  1. Echocardiogram

Tes ini digunakan untuk mengetahui apakah jantung  bekerja dalam memompa darah secara optimal atau tidak.

  1. Pemantauan Holter

Tes ini merupakan kondisi di mana elektroda terpasang ke dada Anda dan terhubung ke mesin kecil yang disebut monitor holter yang berguna untuk melacak ritme jantung Anda dalam jangka waktu yang ditentukan oleh dokter Anda dan biasanya berkisar 24 jam.

 

 

Sumber : depositphotos.com