Penyebab Fobia Sosial yang Mengganggu Aktivitas Sehari-hari!

 

Setiap manusia pasti memiliki satu atau dua hal yang ditakutkan. Apabila rasa takut berlebihan, maka bisa disebut sebagai fobia. Salah satu fobia yang paling umum terjadi adalah fobia sosial. Fobia sosial sering disalahartikan sama dengan pemalu, padahal kedua hal ini sangat berbeda. Apa bedanya? Yuk, simak ulasan di bawah ini.

Dilansir dari hellosehat, pemalu merupakan sebuah sifat atau karakteristik yang ditandai dengan kecenderungan merasa canggung, khawatir, cemas, dan gugup selama melalukan interaksi sosial dengan orang asing atau baru dikenal. Selain itu, orang pemalu cenderung khawatir akan pandangan orang lain terhadapnya dan menarik diri dari interaksi sosial, sedangkan fobia sosial adalah masalah kejiwaan yang kronis.

Fobia sosial yang memiliki nama lain social anxiety disorder ditandai dengan adanya rasa takut yang ekstrem dan kecemasan di luar batas kewajaran dan disebabkan oleh interaksi sosial sehari-hari. Perasaan malu bisa hilang dengan sendirinya, berbeda dengan fobia sosial yang dapat berlangsung dalam jangka waktu yang cukup lama.

READ  Otitis Eksterna, Infeksi Telinga yang Bisa Sampai Mengeluarkan Nanah

Setiap orang pasti pernah merasakan pemalu, tapi belum tentu mengidap fobia sosial. Tidak semua orang pemalu menderita fobia sosial dan seorang fobia sosial belum tentu bersifat pemalu. Kira-kira seperti itulah perbedaan secara mendasar antara pemalu dengan fobia sosial.

Lalu, apa, sih yang menjadi penyebab terjadinya fobia sosial? Dilansir dari halaman alodokter, ada beberapa penyebab yang memicu seseorang untuk menderita fobia sosial. Berikut ulasannya!

  1. Struktur Otak

Struktur otak dapat memengaruhi seseorang untuk menjadi fobia sosial. Rasa takut yang dipengaruhi oleh otak disebut amygdala yang mana jika amygdala terlalu aktif akan membuat seseorang merasakan rasa takut yang sangat besar. Hal ini dapat menimbulkan kecemasan berlebih saat melakukan interaksi dengan orang lain.

  1. Pola Asuh
READ  Diseksi Aorta adalah Kondisi Serius? Cek Informasinya Berikut

Pola asuh dalam keluarga juga bisa menjadi penyebab seseorang mengalami fobia sosial. Contohnya, terlalu mengekang akibatnya anak terbiasa sendiri dan saat bertemu orang lain dia merasa cemas dan ketakutan.

  1. Masa Lalu

Fobia sosial lebih banyak disebabkan oleh masa lalu. Biasanya masa lalunya pernah dipermalukan di depan orang banyak atau hal yang tidak menyenangkan dan disaksikan oleh banyak orang.

  1. Kondisi Tubuh

Seseorang yang memiliki kondisi tubuh cacat di beberapa bagian, seperti luka parut di wajah atau lumpuh juga bisa mengakibatkan seseorang mengalami fobia sosial. Mereka cenderung takut dan tidak bisa menerima pandangan orang terhadap kondisinya.

Fobia sosial memiliki beberapa tipe gejala seperti gejala emosional, gejala fisik, dan gejala perilaku. Berikut penjelasannya.

  1. Gejala Emosional

Ada beberapa gejala emosional pada penderita fobia sosial, seperti rasa cemas berlebih selama jangka waktu tertentu, merasa gugup berlebih, ketakutan ketika diamati dan dinilai oleh orang lain, ketakutan bahwa Anda akan memalukan diri sendiri, serta ketakutan berlebih ketika orang lain menyadari bahwa Anda sedang gugup.

  1. Gejala Fisik
READ  Kenali Cedera Ligamen Lutut Anterior Di Bawah Ini

Ada beberapa gejala fisik yang muncul pada penderita fobia sosial antara lain:

  • Merasa pusing atau ingin pingsan
  • Berkeringat
  • Jantung terasa berdebar dan dada terasa sesak
  • Gemetar dari tubuh atau suara
  • Sakit perut dan mual
  • Napas pendek atau sesak napas
  • Wajah memerah
  1. Gejala Perilaku

Ada beberapa gejala perilaku yang muncul pada penderita fobia sosial, antara lain:

  • Untuk anak-anak, mereka akan menolak pergi ke sekolah
  • Minum alkohol sebelum menghadapi situasi sosial
  • Berdiam atau bersembunyi di belakang
  • Menghindari tatap mata

Nah, itulah 3 penyebab seseorang menderita fobia sosial. Apakah Anda termasuk di dalamnya?

 

Sumber: Halodoc.com